Presiden Prabowo Subianto mencopot Letjend TNI Suharyanto dari jabatan sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Penulis: Rasoky Siregar | Penyunting: Budi Hutasuhut
Dalam hitungan hari pasca operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Presiden Prabowo Subianto langsung mencopot Letjend TNI Suharyanto dari jabatannya sebagai Kepala BNPB. Posisinya digantikan Letjen TNI Kristomei Sianturi yang sebelumnya menjabat Pangdam Radin Inten Lampung.
Presiden Prabowo Subianto melantik Letjend TNI Kristomei Sianturi bersama sejumlah pejabat di lingkungan TNI. Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Oktober 2026.
Letjen TNI Kristomei Sianturi memiliki rekam jejak kepemimpinan yang luas di lingkungan TNI Angkatan Darat (AD) dan Mabes TNI, mencakup lini operasional, penerangan, hingga lembaga pendidikan.
Di awal kariernya, Kristomei pernah mengemban sejumlah posisi operasional dan teritorial, antara lain Perwira Pembantu (Paban) IV/Opsdagri Sops TNI, Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) Iskandar Muda, Asisten Operasi (Asops) Kasdam I/Bukit Barisan, serta Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya.
Dilansir dari laman resmi TNI AD, karier kepemimpinannya di ranah komunikasi militer tercatat saat Kristomei dilantik sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) menggantikan Brigjen TNI Hamim Tohari pada 31 Oktober 2023. Upacara serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agus Subiyanto di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta.
Selanjutnya, pada 26 Agustus 2024, beliau menjabat sebagai Komandan Resimen Taruna (Danmentar) Akademi Militer (Akmil) menggantikan Brigjen TNI Dwi Sasongko, hingga kemudian dipercaya menjadi Wakil Gubernur (Wagub) Akmil.
Pada 11 April 2025, Gubernur Akmil Mayjen TNI Arnold A.P. Ritiauw memimpin upacara serah terima jabatan Wagub Akmil seiring promosi Kristomei menjadi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI di Mabes TNI, Jakarta. Setelah menjabat sebagai Kapuspen TNI, beliau ditunjuk memimpin komando teritorial sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, yakni kodam baru yang membawahi wilayah Provinsi Lampung dan Bengkulu.



COMMENTS