Anak-Anak di Padangsidimpuan Terpapar Judi Online


Ratusan ribu anak-anak Indonesia, termasuk yang usianya di bawah 10 tahun,  terpapar judi online (judol). Para orang tua punya andil merusak generasi muda bangsa dengan memberi kebebasan bagi anak-anaknya menggunakan handphone. 

Penulis: Rasoky Siregar  |  Penyunting: Budi Hutasuhut

Sulastri,  ibu tiga orang anak, yang tinggal di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, mendadak gugup dan pucat. Ia baru saja mengecek saldo di rekening bank miliknya melalui fasilitas banking online. Total saldo di dalam rekening itu jauh dari angka yang ia bayangkan, berkurang sekitar Rp5 juta. 

Ia tak merasa telah menggunakan rekeningnya untuk berbelanja online seperti biasa dilakukannya. Ia mengkhawatirkan ada yang telah membobol rekeningnya. Kekhawatiran itu beralasan, karena kasus pembobolan rekening nasabah bank acap terjadi.  Bahkan, tidak sedikit dari nasabah yang tidak bisa mendapatkan kembali uangnya.

Khawatir rekeningnya dibobol, Sulastri bergegas ke kantor bank untuk mempertanyakan kenapa jumlah saldo di rekeningnya bisa berkurang. 

Nur Maya Shanti, petugas di bank yang menolak nama lembaganya disebutkan dalam pemberitaan ini, memeriksa rekening Sulastri dan kemudian memutuskan, tidak ada pembobolan terhadap saldo rekening. Uang di dalam rekening itu aman. 

Jumlah saldo memang berkurang Rp5 juta dalam sebulan terakhir. Tapi, pengurangan itu bukan karena terjadi pembobolan rekening. Setelah ditelusuri, ternyata ada "pembelian" berbagai jenis aplikasi game online melalui jaringan telepon selular.  

Nur Maya Shanti kemudian memperlihatkan rekening koran, dan menjelaskan pembelian itu berupa top up yang nilainya sangat rendah, tetapi intensitasnya sangat tinggi. 

"Ada top up untuk game online, judi online, dan ada juga pay per view (PPV) untuk menonton drama China," katanya.

Sulastri terhenyak begitu mengetahui fakta sebenarnya. Ia berkilah, handphone miliknya acap dipakai anak-anaknya. "Mungkin anak-anak yang melakukan top up," katanya. 

Anak-Anak Terpapar Judol

Bukan hal yang mengherankan jika anak-anak di Indonesia menggunakan telepon seluler secara bebas dan tanpa pengawasan orang tua. Alat elektronik yang bisa membawa penggunanya memasuki ruang digital itu, sering diberikan orang tuanya hanya agar anak-anak tidak menggangu kesibukan orang tua. 

"Anak saya menangis kalau tidak dikasih handphone," kata Sulastri, mencoba menceritakan tiga anaknya yang masih kecil, dan ketiganya sering berebut memakai handphone. Karena tidak tahan melihat anak-anaknya selalu rebutan, Sulastri membelikan satu unit handphone bekas untuk anak-anaknya. Tapi, anak pertamanya yang masih duduk di kelas enam SD itu, malah menguasai handphone tersebut. 

"Anak kedua saya yang baru kelas 1 SD akhirnya memakai handphone saya," katanya.

Tidak sulit menemukan orang tua seperti Sulastri. Para orang tua ini tidak pernah menyadari dampak negatif jika anak-anak bebas keluar masuk ke ruang-ruang digital. Salah satunya, anak-anak bersentuhan langsung dengan permainan-permainan (game online) yang menjanjikan keuntungan-keuntungan dan mengharuskan penggunanya melakukan top up untuk bisa mengakses permainan. 

Sebanyak 200.000 anak Indonesia terpapar judol, termasuk sekitar 80.000 anak berusia di bawah 10 tahun.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap, sebanyak 200.000 anak Indonesia terpapar judol, termasuk sekitar 80.000 anak berusia di bawah 10 tahun.  Bertolak dari data statistik itu, Komdigi menangani 2.087.109 konten perjudian yang tersebar di berbagai layanan digital. Sebagian besar berasal dari situs web dan alamat Internet Protocol (IP), yakni sebanyak 1.809.358 konten.

Penanganan juga dilakukan terhadap 122.366 konten melalui layanan berbagi berkas, 92.322 konten di platform Meta, 43.475 konten melalui Google dan YouTube, 16.526 konten pada X, 1.882 konten di Telegram, serta 1.166 konten pada TikTok.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan dampak perjudian digital tidak hanya berkaitan dengan aktivitas di internet, tetapi juga menyangkut kehidupan masyarakat.

"Di balik jutaan konten yang kita tangani ada kehidupan masyarakat yang harus dijaga. Ada penghasilan keluarga, masa depan anak, dan kehidupan sosial yang dapat terdampak. Perlawanan terhadap judi online harus terus kita lakukan bersama," kata Meutya.

COMMENTS

alt gambar
Nama

Bencana,14,Berita,11,Bisnis,6,BudiHatees,22,Buku,1,BUMD,2,Buruh,3,Cerpen,14,Daerah,45,Database,8,Diskusi,1,Ekonomi,138,Esai,4,Feature,55,Flash,13,Grafika,1,Hukum,83,Humaniora,100,Indept,76,Infografis,1,Investasi,1,Jajakpendapat,2,Klinik,6,Kolom,30,Kombur,5,Komoditas,11,Lingkungan,29,Lomba,1,Lowongan,1,Madina,27,Maturepek,3,Medan,5,Mudik,5,Nasional,43,Obituari,1,Olahraga,1,Opini,9,Padangsidempuan,57,Palas,4,Paluta,7,Pandemi,25,Perbankan,6,Pojok,5,Politik,57,Puisi,6,Ramadan,4,Sastra,15,Sejarah,5,Sidempuan,39,Sumut,55,Tajuk,54,Tani,12,Tapsel,92,Teknologi,6,Tokoh,3,UMKM,6,Utama,480,Wisata,10,
ltr
item
Sinar Tabagsel: Anak-Anak di Padangsidimpuan Terpapar Judi Online
Anak-Anak di Padangsidimpuan Terpapar Judi Online
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYgMJxoX7n3ZY4IaXdVflh4bjra0UEuTwH3WwTljTvwm3DTY5TkIWhfmZVQs4DVi-cSo17nnhmgjSquF1oIxWm_2JT-rFd8v4YlZdlUrhZlqwtcnI1UcfE6TJFsrtlXsCJrUuMjwRsALQmgXmHbZJFkrbI2tvKPMMvJAnwChfltPbEXrC-rkKBR5hpESc/w640-h362/anak-agdget.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYgMJxoX7n3ZY4IaXdVflh4bjra0UEuTwH3WwTljTvwm3DTY5TkIWhfmZVQs4DVi-cSo17nnhmgjSquF1oIxWm_2JT-rFd8v4YlZdlUrhZlqwtcnI1UcfE6TJFsrtlXsCJrUuMjwRsALQmgXmHbZJFkrbI2tvKPMMvJAnwChfltPbEXrC-rkKBR5hpESc/s72-w640-c-h362/anak-agdget.jpeg
Sinar Tabagsel
https://www.sinartabagsel.web.id/2026/10/anak-anak-di-padangsidimpuan-terpapar.html
https://www.sinartabagsel.web.id/
https://www.sinartabagsel.web.id/
https://www.sinartabagsel.web.id/2026/10/anak-anak-di-padangsidimpuan-terpapar.html
true
38763178306481255
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy