Tewaskan 22 Warga, Izin PTPN PalmCo Kebun Hapesong Tak Ikut Dicabut Pemerintah

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu bersama Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, saat meneinjau pembangunan 227 unit hunian tetap bagi penyintas bencana alam. 

Kenapa izin PTPN VI PalmCo Kebun Hapesong, entitas usaha milik BUMN, tidak ada dalam daftar 28 entitas usaha di sektor kehutanan dan nonkehutanan yang izinnya dicabut Presiden Prabowo Subianto pasca bencana alam hirometereologi akhir tahun 2025 lalu?

Penulis: Budi Hutasuhut | Penyunting: Nasaktion Efry

BUMN yang ada dalam subholding PT Perkebunan Nusantara IV (PalmCo) ini, sempat dikait-kaitkan dengan bencana alam pada akhir tahun 2025 lalu. Pasalnya,  operasional holding perkebunan di Regional I Kebun Hapesong di atas lahan hak guna usaha (HGU) seluas 3.005,01 hektare,  berkontribusi mempercepat kerusakan lingkungan. 

Di sekitar areal HGU Regional I Kebun Hapesong,   terutama di lahan sekitar Kecamatan Batangtoru dan Kecamatan Angkola Sangkunur,  sejak tahun 2024 PalmCo mengganti kebun karet dengan kebun sawit. 

Ratusan hektare kebun karet ditebangi selama 2024. Penebangan pohon-pohon karet telah merusak kemampuan hidrologis lahan. Pasalnya, air yang selama ini diserap akar-akar hutan pohon karet, tidak ada lagi yang menyerapnya. 

Lahan-lahan bekas kebun karet kemudian ditanami kelapa sawit. Ketika curah hujan tinggi pada November 2025 berdasarkan pengumuman Badan Metereologi dan Geofisika, lahan-lahan yang baru setahun ditanami sawit oleh PalmCo tak mampu menampung debit air. 

Dampaknya, di sejumlah titik di dalam lahan HGU Regional I Kebun Hapesong, terjadi longsor. Titik-titik longsor yang dicatat Sinar Tabagsel mencapai 50 titik di Jalan Lintas Barat yang menghubungkan Kecamatan Natal dengan Kecamatan Batangtoru, terutama dalam wilayah Regional I Kebun Hapesong. Titik-titik longsor di sepanjang jalan negara itu memaksa pengguna jalan ekstra hati-hati saat melintas. 

Selain titik longsor di sepanjang Jalan Lintas Barat,  sebuah bukit di Kampung Durian, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan,  longsor pada Selasa, 25 November 2025 lalu. 

Longsoran bukit yang merupakan areal tanaman sawit belum menghasilkan (TBM) tahun 2024, itu menewaskan 22 warga dan puluhan lainnya luka-luka, serta menimbulkan kerugian material mencapai miliaran rupiah.


Sejumlah warga di Durian, Desa Batugodang, mengatakan, kondisi bukit yang lonsor itu sebelumnya ditanami karet oleh PalmCo.  Selama bertahun-tahun, bukit yang merupakan bagian dari kebun karet PalmCo itu tak pernah longsor. 

Setelah PalmCo menebang karet dan menanam kelapa sawit pada 2024,  bukit setinggi 700 meter di atas permukaan air laut itu lonsong, membawa material tanah dan tanaman sawit yang kemudian menimbun puoluhan rumah warga.

Warga di Kampung Duren mayoritas pensiunan karyawan PalmCo yang bekerja di Regional I Kebun Hapesong di wilayah Kecamatan Angkola Sangkunur. 

Dari pengamatan Sinar Tabagsel dipengaruhi meluapnya Sungai Malombu yang melintasi bukit tersebut. Sungai kecil yang berhulu di Kecamatan Angkola Barat,  meluap membawa materail tanah dan kayu dari lahan HGU Regional I Perkebunan Hapeson di wilayah Angkola Barat.

Lahan HGU PalmCo itu selama ini ditanami dengan karet. Namun, selama dua tahun terakhir, PalmCo menebangi karet dan menggantinya  dengan kelapa sawit. Bekas lahan kebun karet yang ditebangi mengalami longsor dan terbawa ke Sungai malombu, membuat debit air di sungai yang bermuara ke Sungai Batangtoru itu meluap. 

Sepanjang daerah aliran Sungai Malombu, dari hulunya Desa Panobasan, Kecamatan Angkola Barat, sampai ke hilir di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, rumah-rumah warga digenangi. 

Saat bencana alam terjadi pada November 2025, material tanah dan kayu yang terbawa bersama arus air Sungai Malombu, bertabrakan dengan arus air yang keluar dari Sungai Batangtoru. Benturan dua arus sungai itu menyebabkan genangan air, yang menenggelamkan perkampungan warga mulai Desa Bandar Tarutung sampai desa-desa di hulu Sungai Malombu. 

PalmCo Alokasikan 30 Ha Lahan

Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, memuji PalmCo sebagai entitas perusahaan  yang berperan strategis dan historis dalam menopang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat selama lebih dari satu abad. 

Pujian itu disampaikannya usai bertemu Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, guna menyepakati pemakaian 30 hektare lahan milik BUMN tersebut untuk pembangunan hunian tetap bagi para penyintas bencana. 

Sebanyak 30 hektare lahan yang diberikan berasal dari 3.005,01 hektare lahan HGU milik PalmCo yang ada di Kabupaten Tapanuli Selatan. Salah satu lahan berada di Afdeling II Kebun Hapesong, seluas lima hektare, yang menjadi lahan bagi 227 unit hunian tetap bagi warga Desa Hapesong Baru dan Desa Batu Godang yang terimbas bencana alam. 

Warga di Desa Hapesong Baru merupakan penyintas bencana alam hidrometereologi yang tinggal di sepanjang DAS Sungai Batangtoru.  Perkampungan warga yang persis di dalam kawasan HGU PalmCo di wilayah Regional I Kebun Hapesong, terimbas bencana alam yang menyebabkan pendangkalan Sungai Batangtoru.  

Material tanah yang mengalir dari sejumlah sungai dalam areal HUS PalmCo, bermuara ke Sungai Batangtoru hingga menimbulkan pendangkalan. Akibatnya, badan Sungai Batangtoru tak mampu menampung debit air hingga meluap dan menggenangi rumah-rumah warga di Desa Hapesong Baru. 

Sementara warga Desa Godang yang direlokasi merupakan pensiunan karyawan PalmCo yang menjadi penyintas bencana alam. Rumah warga yang ada di dalam kawasan HGU Regional I Kebun Hapesong, tertimbun bukit yang longsor hingga menyebabkan 22 warga tewas. 

COMMENTS

Nama

Bencana,14,Berita,11,Bisnis,6,BudiHatees,22,Buku,1,BUMD,2,Buruh,3,Cerpen,14,Daerah,45,Database,8,Diskusi,1,Ekonomi,136,Esai,4,Feature,54,Flash,13,Grafika,1,Hukum,79,Humaniora,99,Indept,79,Infografis,1,Investasi,1,Jajakpendapat,2,Klinik,6,Kolom,30,Kombur,5,Komoditas,11,Lingkungan,29,Lomba,1,Lowongan,1,Madina,24,Maturepek,3,Medan,5,Mudik,5,Nasional,38,Obituari,1,Olahraga,1,Opini,9,Padangsidempuan,53,Palas,4,Paluta,6,Pandemi,25,Perbankan,6,Politik,56,Puisi,6,Ramadan,4,Sastra,15,Sejarah,5,Setahun,2,Sidempuan,41,Sumut,55,Tajuk,51,Tani,12,Tapsel,91,Teknologi,6,Tokoh,3,UMKM,6,Utama,472,Wisata,10,
ltr
item
Sinar Tabagsel: Tewaskan 22 Warga, Izin PTPN PalmCo Kebun Hapesong Tak Ikut Dicabut Pemerintah
Tewaskan 22 Warga, Izin PTPN PalmCo Kebun Hapesong Tak Ikut Dicabut Pemerintah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijOFTqa10dRLjmCmNtBVi0pxQiKZsMyAFbfCIkBq8PUUvQfE79n5E4xNoKsdvR4UsvkwOiuBKsDTispD4hMlCZ8OJvC-JR5KERdzdLqjFAm7cn4xBe6JCEhqKUyJvWPy0IkZ0dNplVGj0i_Cs8pTUHa7X-o0M3Z8uBatYMsjU2RlZ_EjZkWcgD2vxMDn0/w640-h500/Tapanuli-Selatan-PTPN-_20260129_201354_Mercinews.com_.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijOFTqa10dRLjmCmNtBVi0pxQiKZsMyAFbfCIkBq8PUUvQfE79n5E4xNoKsdvR4UsvkwOiuBKsDTispD4hMlCZ8OJvC-JR5KERdzdLqjFAm7cn4xBe6JCEhqKUyJvWPy0IkZ0dNplVGj0i_Cs8pTUHa7X-o0M3Z8uBatYMsjU2RlZ_EjZkWcgD2vxMDn0/s72-w640-c-h500/Tapanuli-Selatan-PTPN-_20260129_201354_Mercinews.com_.jpg
Sinar Tabagsel
https://www.sinartabagsel.web.id/2026/02/tewaskan-22-warga-izin-ptpn-palmco.html
https://www.sinartabagsel.web.id/
https://www.sinartabagsel.web.id/
https://www.sinartabagsel.web.id/2026/02/tewaskan-22-warga-izin-ptpn-palmco.html
true
38763178306481255
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy