Pulau Sumatra akan Diguncang Gempa Dasyat Sebelum Tahun 2026 Berakhir

Salah seorang penyintas gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur mencari barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan dari puing-puing rumahnya.


Gempa dasyat akibat tumbukan dua lempengan tektonik atau dikenal sebagai Megathrust diperkirakan akan mengguncang Pulau Sumatra. Kekuatannya mencapai magnitudo 8 atau lebih, dan dapat menghancurkan apa saja. 


Penulis: Nasaktion Efry | Jurnalis Sinar Tabagsel

September 2026 lalu, Frankie MacDonald,  pengamat bencana dan cuaca asal Kanada, melakukan siaran di chanel Youtube miliknya tentang ancaman gempa dasyat yang akan mengguncang Indonesia dan akan terjadi sebelum tahun 2026 selesai. 

Gempa yang diperkirakan magnitude 7 dan, bahkan, sampai magnitude 8 itu akan membawa dampak merusakkan yang sangat besar.  Sebab itu,  MacDonald mengingatkan agar warga Indonesia mempersiapkan diri menghadapi bencana gempa itu.

Dengan cepat pesan MacDonald itu sampai ke Indonesia, menimbulkan tanda tanya besar sekaligus kekhawatiran.  Ada yang tak yakin, ada yang lantas menyebutnya hoaks. 

"Warga Indonesia harus mulai bersiap mengantisipasi ancaman gempa. Jangan lagi mempertanyakan kapan gempa akan terjadi," kata Daryono, seorang peneliti, edukator mitigasi bencana, dan anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) yang juga aktif sebagai akademisi serta pengamat meteorologi, klimatologi, dan geofisika. 

Daryono mengambil sisi positif dari pesan McDonald tersebut. Ada atau tidak gempa berkekuatan besar di Indonesia, bukan itu persoalannya. Persoalan sesungguhnya bagi warga Indonesia adalah mitoigasi bencana. Kita memiliki pengalaman buruk soal mitigasi bencana. 

"Paradigma kita terkait bencana dan kegempaan di Indonesia harus berubah. Yang jelas, masyarakat jangan ketakutan," kata Daryono.

Masyarakat harus mengubah paradigma dari "kapan gempa akan terjadi?" menjadi "apakah kita sudah siap ketika gempa terjadi?" Gempa tidak dapat dicegah dan waktunya belum dapat diprediksi. Tapi, apbila suatu saat terjadi gempa, korban sudah dapat dikurangi sejak awal.

Paradigma kita terkait bencana dan kegempaan di Indonesia harus berubah. Yang jelas, masyarakat jangan ketakutan," kata Daryono.Masyarakat harus mengubah paradigma dari "kapan gempa akan terjadi?" menjadi "apakah kita sudah siap ketika gempa terjadi?" Gempa tidak dapat dicegah dan waktunya belum dapat diprediksi. Tapi, apbila suatu saat terjadi gempa, korban sudah dapat dikurangi sejak awal.

Sebab itu, masyarakat perlu mengetahui apakah rumahnya berada di kawasan rawan gempa atau tsunami, mengenali bangunan aman, jalur dan tempat evakuasi, titik kumpul, serta mempunyai rencana komunikasi keluarga. Ketidakpastian waktu kejadian bukan alasan untuk takut, justru alasan untuk selalu siap menghadapi bencana.

Kita baru saja menyaksikan dampak bencana gempa yang baru terjadi di Nusa Tenggara Timur. Gempa hebat magnitu 7,7 itu menimbulkan dampak yang luas. Data penanganan darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  hingga Jumat, 2 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB, mencatat 1.620 orang mengalami luka-luka dan 22.383 warga masih mengungsi di berbagai titik posko. Dampak gempa mencakup tujuh kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Sikka, Ende, Ngada, dan Nagekeo.

Di wilayah terdampak, terdapat 163.644 jiwa populasi rentan. Kelompok tersebut terdiri atas 100.716 lansia (62 persen), 37.238 balita (23 persen), 10.101 bayi (6 persen), 5.592 ibu hamil (3 persen), 4.208 ibu menyusui atau nifas (3 persen), 3.736 penyandang disabilitas (2 persen), dan 2.053 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) (1 persen).

Banyaknya korban jiwa menunjukkan paradigma bencana belum bergeser dari paradigma lama. Masyarakat baru mulai berpikir mengatasi bencana setelah bencana terjadi. Bukan hanya dalam menghadapi bencana gempa, juga bencana alam lainnya.  Mestinya, sejak awal masyarakat sudah memperkirakan kemungkinan bencana alam yang akan terjadi.

Terkait bencana gempa, pengalaman Indonesia selama ini menghadapi dampak gempa selalu membuat miris. Selain masyarakat penyintas bencana yang semakin menderita, dana bantuan pun acap disalhgunakan. Kasus pkorupsi dana bantuan bagi korban bencana sering terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan, bukan hanya warga yang tidak siap menghadapi bencana, pemerintah dan pihak-pihak terkait mengatasi bencana pun tidak punya persiapan.

Megathrust

Informasi soal gempa dasyat atau megathrust yang akan menimpa Indonesia dinilai banyak kalangan sebagai hoaks. Padahal, Megathrust bukan sesuatu yang mustahil terjadi. Pasalnya, megathrust merupakan suatu zona tempat pertemuan antara dua lempeng yang berbeda jenis, di mana salah satu lempeng menubruk lempeng yang lainnya. 

"Tubrukan pada bagian atas ini dengan kedalaman kurang dari 50 km itu disebut megathrust," kata Supartoyo, penyelidik Bumi dan ahli utama di Badan Geologi  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dikutip dari akun Instagram @kesdm.

Megathrust itu berasal dari kata "mega" yang maknanya "besar" dan kata "thrust" yang artinya "patahan naik". Megathrust maknanya suatu sumber gempa bumi yang mampu menghasilkan kekuatan gempa bumi mencapai magnitude 8 atau lebih besar lagi.

Menurut Supartoyo, bila dilihat dari peta geotektonik Indonesia, sebaran megathrust cukup luas. Mulai dari di Barat Sumatra, Selatan Jawa, Selatan Bali, Nusa Tenggara, kemudian Sulawesi bagian Utara, lalu ada di Timur Laut Sulaewesi Utara, dan Timur Laut Halmahera.

Wilayah-wilayah ini disinyalir memiliki zona megathrust yang mampu menghasilkan kekuatan gempa bumi hingga mencapai kekuatan magnitude 8 atau lebih besar seperti yang pernah terjadi di Aceh pada tahun 2004, kemudian terjadi di Pulau Nias pada 2005. 

Gempa bumi hingga saat ini belum dapat diramalkan kapan, di mana, dan berapa besar. Itu belum terjawab dengan baik meskipun beberapa metode yang mengarah ke sana sedang dilakukan, namun hasilnya belum menggembirakan. Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita dapat mengidentifikasi wilayah-wilayah yang rawan gempa bumi dan tsunami

"Gempa bumi hingga saat ini belum dapat diramalkan kapan, di mana, dan berapa besar. Itu belum terjawab dengan baik meskipun beberapa metode yang mengarah ke sana sedang dilakukan, namun hasilnya belum menggembirakan. Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita dapat mengidentifikasi wilayah-wilayah yang rawan gempa bumi dan tsunami," katanya.

"Jadi sebetulnya itu megathrust ini berulang-ulang. Saya ingat awalnya setelah gempa bumi dan tsunami Aceh 2004. Sejak itu, sejak 2005 sampai sekarang, itu berulang-ulang dan selalu menimbulkan kepanikan. Jadi yang mungkin perlu adalah bahwa pemahaman pengetahuan masyarakat berkaitan dengan megathrust itu yang perlu ditingkatkan," imbaunya.

Ancaman Pulau Sumatra

Bicara gempa megathrust, salah satu yang jadi sorotan adalah zona Mentawai-Siberut dan Mentawai-Pagai, Sumatra Barat, yang diprediksi bisa memicu gempa magnitude 8,9. Kedua zona di bagian barat Sumatra ini masuk sebagai salah satu kawasan tektonik paling aktif di Indonesia.

Di sebelah barat Sumatra, Lempeng India-Australia terus bergerak dan menunjam terhadap Lempeng Sunda, di mana Pulau Sumatra berada. Gerakan ini berlangsung sangat lambat-hanya beberapa sentimeter per tahun. Pergerakan tersebut dapat menyebabkan batuan mengalami tekanan dan menyimpan energi dalam jumlah sangat besar.

Sejarah gempa di sekitar Pulau Sumatra memberi alasan mengapa potensi gempa tidak boleh diabaikan. Kawasan Sumatra telah berkali-kali mengalami gempa besar, antara lain gempa Bengkulu 2007 dan Mentawai 2010. Lebih jauh ke masa lalu, gempa besar tahun 1833 diperkirakan mencapai sekitar magnitude 8,8 dan memicu tsunami merusak di pesisir.

Jadi, gempa besar di kawasan Pulau Sumatra bukan sekadar kemungkinan berdasarkan model komputer, tetapi merupakan bagian dari sejarah geologi pantai barat Sumatra. Selain itu, ancaman gempa di Pulau Sumatra tidak hanya datang dari laut. Di daratan terdapat Zona Sesar Sumatra, termasuk Segmen Sianok. 

Estimasi laju geser Segmen Sianok sekitar 16,5 ± 4 mm per tahun dengan kedalaman penguncian sekitar 15 ± 3 km. Sumber gempa darat semacam ini berbeda dengan megathrust Mentawai. Gempa yang dihasilkannya umumnya tidak sebesar gempa megathrust, tetapi karena sumbernya dangkal dan dapat berada dekat kawasan berpenduduk, guncangannya tetap dapat sangat merusak.

COMMENTS

alt gambar
Nama

Bencana,14,Berita,11,Bisnis,6,BudiHatees,22,Buku,1,BUMD,2,Buruh,3,Cerpen,14,Daerah,44,Database,8,Diskusi,1,Ekonomi,138,Esai,4,Feature,55,Flash,13,Grafika,1,Hukum,79,Humaniora,99,Indept,76,Infografis,1,Investasi,1,Jajakpendapat,2,Klinik,6,Kolom,30,Kombur,5,Komoditas,11,Lingkungan,29,Lomba,1,Lowongan,1,Madina,26,Maturepek,3,Medan,5,Mudik,5,Nasional,41,Obituari,1,Olahraga,1,Opini,10,Padangsidempuan,57,Palas,4,Paluta,7,Pandemi,25,Perbankan,6,Pojok,3,Politik,56,Puisi,6,Ramadan,4,Sastra,15,Sejarah,5,Sidempuan,39,Sumut,55,Tajuk,53,Tani,12,Tapsel,92,Teknologi,6,Tokoh,3,UMKM,6,Utama,481,Wisata,10,
ltr
item
Sinar Tabagsel: Pulau Sumatra akan Diguncang Gempa Dasyat Sebelum Tahun 2026 Berakhir
Pulau Sumatra akan Diguncang Gempa Dasyat Sebelum Tahun 2026 Berakhir
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgn_62VV4pwY5eVCcGs-saJ6wYdcCE3NcK3TLMoEtZVGVpPE1mHyXgoDryYZ212uCMfhatCICf0pCu3tQ_M5vRyu1pfK_s954_MGs48VM-eN7VRTSsmk6Dckwj1qGQGTuPC95tCg1JtI4YX1eg8Gh4XM7doI3bYCUA_FwD8cMV-mAwA29uON4IvqY0OfCA/w640-h376/gempa.jfif
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgn_62VV4pwY5eVCcGs-saJ6wYdcCE3NcK3TLMoEtZVGVpPE1mHyXgoDryYZ212uCMfhatCICf0pCu3tQ_M5vRyu1pfK_s954_MGs48VM-eN7VRTSsmk6Dckwj1qGQGTuPC95tCg1JtI4YX1eg8Gh4XM7doI3bYCUA_FwD8cMV-mAwA29uON4IvqY0OfCA/s72-w640-c-h376/gempa.jfif
Sinar Tabagsel
https://www.sinartabagsel.web.id/2026/10/pulau-sumatra-akan-diguncang-gempa.html
https://www.sinartabagsel.web.id/
https://www.sinartabagsel.web.id/
https://www.sinartabagsel.web.id/2026/10/pulau-sumatra-akan-diguncang-gempa.html
true
38763178306481255
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Baca Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy